KOLAKA. MNN.COM — Bupati Kolaka H. Amri resmi meresmikan fasilitas nursery milik PT. Vale Indonesia IGP Pomalaa yang terletak di area Kebun Raya Kolaka, Desa Lalonggolosua, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, (28/02/26).
Acara peresmian yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah kabupaten Kolaka dan PT. Vale Indonesia IGP Pomalaa serta masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Fasilitas nursery ini merupakan bagian dari Indonesia IGP Pomalaa yang mulai dibangun pada tahun sebelumnya dengan luas lahan seluas 59 hektar, nursery memiliki kapasitas produksi hingga jutaan bibit tanaman yang dihasilkan akan difungsikan untuk reklamasi lahan bekas tambang di area PT. Vale Indonesia IGP Pomalaa serta memenuhi kebutuhan penghijauan dan reklamasi lainnya di wilayah Kabupaten Kolaka.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyampaikan apresiasi terhadap upaya PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dalam mendukung program lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, hadirnya nursery tidak hanya bermanfaat bagi aktivitas pertambangan berkelanjutan tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian ekosistem dan peningkatan kualitas lingkungan hidup masyarakat lokal. Ia juga menambahkan bahwa dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
CEO PT. Vale Indonesia IGP Pomalaa Bernardus Irmanto menyatakan bahwa nursery ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan, dimana aktivitas reklamasi dan penghijauan berjalan seiring dengan aktivitas pertambangan yang terintegrasi. Selain itu, nursery juga akan mengembangkan ratusan jenis berupa bibit tanaman yang berperan penting dalam pelestarian keanekaragaman hayati.
Fasilitas nursery ini dilengkapi dengan sistem yang relatif modern yang dapat diatur secara otomatis, serta area produksi bibit secara vegetatif, stek, dan generatif benih. Perusahaan juga menerapkan konsep ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik melalui wadah bibit yang dapat digunakan berulang kali. Tak hanya itu, nursery juga berpotensi menjadi sarana pendidikan dan penelitian bagi masyarakat serta lembaga terkait mengenai pengembangan tanaman lokal dan endemik.
Keberadaan nursery PT. Vale Indonesia IGP Pomalaa di Kabupaten Kolaka diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, mulai dari pemulihan ekosistem lahan bekas tambang, peningkatan daya dukung lingkungan, hingga mendorong perekonomian lokal melalui pemanfaatan bibit tanaman untuk berbagai keperluan. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan program-program yang mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kolaka.(red).





