KOLAKA MNN.COM – Masyarakat Desa Puubenua, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka Sultra menyambut baik program pencegahan Demam Berdarah Dengue yang digulirkan PT Vale Indonesia Tbk, Pomalaa Mine Project IGP. Program edukasi dan gotong royong ini menyasar warga sejak dini agar kasus DBD tidak meningkat saat musim penghujan tiba.
Kegiatan yang digelar pekan ini menghadirkan tim kesehatan PT Vale IGP Pomalaa bersama Puskesmas Baula Kabuoaten Kolaka. Mereka memberikan penyuluhan tentang cara mengenali gejala DBD, pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk, dan teknik 3M Plus. Puluhan warga dari berbagai kelompok usia tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Pemerintah Desa Puubenua Dan Kecamatan menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Vale IGP Pomalaa. Menurutnya, keterlibatan perusahaan tambang dalam isu kesehatan warga sangat membantu kerja pemerintah Desa. “Warga kami sekarang lebih paham bahaya DBD. Kami harap kegiatan seperti ini rutin dilakukan supaya Desa tetap sehat dan produktif,” ujar Sekcam Baula saat membuka kegiatan.
Selain penyuluhan, program ini juga diisi aksi nyata berupa pembersihan lingkungan dan distribusi bubuk abate ke titik rawan jentik nyamuk. Ibu-ibu PKK dan pemuda Desa turun langsung membersihkan saluran air, bak mandi, serta tempat penampungan air yang berpotensi jadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Perwakilan PT. Vale IGP Pomalaa menegaskan program pencegahan DBD merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap kesehatan masyarakat lingkar tambang. Ke depan, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas untuk memperluas edukasi. Dengan pencegahan sejak dini, diharapkan angka kasus DBD di Puubenua bisa ditekan dan kualitas hidup warga meningkat.(*).





