Darman Rani, Dari Kebun Terpuruk ke Kejayaan Coklat Kolaka Berkat Pembinaan PT.Vale IGP Pomalaa

KOLAKA. MNN.COM — Darman Rani kini jadi perbincangan petani coklat di Kelurahan Ngapa Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Dulu kebunnya hampir mati. Hama Penggerek Buah Coklat PBK merajalela, tanahnya keras karena pupuk kimia, dan hasil panen terus anjlok. Tapi hari ini, kebun miliknya kembali hijau lebat dan berbuah lebat.

Perubahan itu dimulai sejak tahun yang lalu saat Darman bergabung jadi petani binaan PT Vale Indonesia Tbk – Blok IGP Pomalaa. Lewat program pemberdayaan, ia dapat pelatihan intensif budidaya coklat organik. Mulai dari pembuatan pupuk kompos, pestisida nabati, sampai teknik fermentasi biji yang benar. “Dulu saya pikir organik itu ribet. Ternyata hasilnya jauh lebih bagus untuk tanah dan buah,” kata Darman.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  PT. Pusaka Mineral Indonesia Sultra (PMIS) Telah Berkontribusi Dengan Pengurangan Pengangguran di Kolaka

Hasilnya langsung terasa. Produksi coklatnya naik 3 kali lipat dalam 2 tahun. Kadar air biji turun, fermentasi merata, dan grade A jadi standar. Harga jualnya pun lebih tinggi dibanding biji biasa. Kebun Darman sekarang jadi demplot. Petani lain sering datang belajar cara merawat pohon tanpa bahan kimia.

Dampaknya tidak berhenti di kebun Darman. Ia aktif jadi penggerak di kelompok tani binaannya. Ilmu yang didapat dari PT Vale IGP Pomalaa ia bagikan ke para rekan petani lain di sekitar Kelurahannya. Targetnya sederhana: kembalikan Kolaka sebagai sentra coklat andalan Sultra seperti 20 tahun lalu.

Bagi PT. Vale IGP Pomalaa, kisah Darman adalah bukti program pembinaan berjalan. Pendamping Lapangan PT Vale IGP Pomalaa, Gagan Prayoga menyebut petani organik seperti Darman jadi kunci ketahanan pangan dan ekonomi warga lingkar tambang. “Kalau tanah sehat, petani sejahtera, lingkungan juga terjaga. Itu yang kami dorong,” ujarnya. Kini Darman menatap target baru.(*).

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Desa Popalia, Pemda Kolaka Serahkan Mushaf Alqur'an dan Buku Iqro Kepada Pengurus Masjid Desa Popalia

Pos terkait