Sang Petahana Kembali Melangkah Untuk USN Kolaka 2026–2030

KOLAKA, MNN.COM – Detik-detik penutupan masa pendaftaran Bakal Calon Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 ditandai dengan sebuah momentum penting. Tepat pada hari ini, sang petahana, Prof. Dr. H. Nur Ihsan HL, M.Hum., resmi menyerahkan berkas pendaftarannya di Sekretariat Panitia, menjadikannya pendaftar kelima dalam bursa kepemimpinan kampus “Merah Marun”.

Kehadiran Prof. Nur Ihsan di sekretariat membawa aura optimisme sekaligus pesan kuat tentang keberlanjutan transformasi yang tengah berjalan di USN Kolaka. Di bawah kepemimpinannya saat ini, universitas telah melewati berbagai fase krusial, dan pendaftaran hari ini merupakan pernyataan sikap untuk kembali mewakafkan diri demi visi yang lebih besar empat tahun mendatang.

Bacaan Lainnya

Kompetisi Berkualitas di Meja Panitia

Baca Juga:  Raperda Mulok Bahasa Daerah Mekongga Kabupaten Kolaka, di Sosialisasikan

Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Irajuana Haidar, menyampaikan bahwa kehadiran sang petahana melengkapi daftar kandidat yang telah masuk sejak hari pertama. Dengan lima pendaftar, USN Kolaka kini memiliki komposisi figur yang sangat beragam, mulai dari tokoh internal, pakar dari luar institusi, hingga akademisi senior yang telah mengabdi puluhan tahun.

“Hari ini kami menerima pendaftaran dari Prof. Dr. H. Nur Ihsan HL, M.Hum. Dengan masuknya berkas beliau, maka genap lima pendaftar yang telah mempercayakan dokumennya kepada panitia. Ini adalah progres yang luar biasa bagi proses demokrasi di kampus kita, di mana para putra-putri terbaik menunjukkan komitmennya untuk bersaing secara sehat,” ujar Irajuana.

Irajuana kembali menekankan bahwa panitia tetap berdiri di posisi netral dan profesional. Seluruh berkas pendaftar, termasuk dari sang petahana, akan diperlakukan setara dalam tahap verifikasi administrasi yang akan segera dimulai.

Menyongsong Penilaian Senat Universitas

Baca Juga:  Ridwan Bae, Komisi V DPR-RI Meninjau Program Kotaku Di Kolaka

Sebagai pendaftar kelima, hadirnya Prof. Nur Ihsan memberikan perspektif “pengalaman” yang akan diuji oleh Senat Universitas bersanding dengan visi-visi baru dari kandidat lainnya. Ketua Senat USN Kolaka, Dr. Muhammad As Ari AM, sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa Senat akan bertindak sangat objektif dalam menilai kapasitas setiap kandidat.

Tantangan USN Kolaka ke depan, mulai dari peningkatan akreditasi hingga kemandirian institusi, menuntut pemimpin yang memiliki visi strategis dan kemampuan manajerial yang teruji. Dengan lima nama besar yang kini berada di tangan panitia, Senat dipastikan memiliki ruang diskusi yang sangat kaya untuk menentukan siapa yang paling layak memegang tongkat estafet kepemimpinan.

Masa pendaftaran yang ditutup hari ini menjadi garis start bagi tahapan selanjutnya. Seleksi administrasi akan segera dilakukan sebelum nantinya para kandidat dipanggil untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka di hadapan rapat senat yang menentukan.

Pos terkait