KOLAKA. MNN.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Peoho, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar acara pelepasan ratusan calon kader Organisasi Masyarakat (Ormas) Tamalaki Sultra Mekongga Moronene, (TSMM) pada Sabtu (19/09/2026) Sore.
Pelepasan ratusan calon kader tersebut dipusatkan di halaman Kantor Desa Peoho untuk selanjutnya diberangkatkan menuju tempat Diksar yang trlah di siapkan oleh panitia Diksar 1.
Berdasarkan pantauan media yang ada di lokasi, sebanyak kurang lebih 103 orang calon kader tampak memadati halaman kantor Desa sejak pagi hari sampai sore, Mereka terlihat mengenakan kaos hitam dan seragam merha maroon organisasi dan telah siap dengan perlengkapan Diksar satu. Dan suasana pelepasan berlangsung khidmat namun penuh semangat, diiringi yel-yel kebesaran Tamalaki yang menggema.
Kepala Desa Peoho I Wayan Kampiasa dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para pemuda yang ingin bergabung dengan Ormas Tamalaki Sultra Mekongga Moronene (TSMM), Menurutnya, organisasi Masyarakat Tamalaki Sultra Mekongga Moronene (TSMM) adat ini merupakan wadah positif untuk menyalurkan energi bagi para pemuda ke arah yang membangun. Ia berpesan agar seluruh calon kader dapat mengikuti pendidikan dengan disiplin dan menjaga nama baik Organisasi Adat.
Sementara itu, Muhar Tobarasi.S.,Si selaku Sekertaris Jenderal (Sekjend) Tamalaki Sultra Mekongga Moronene menegaskan bahwa Pendidikan Dasar (Diksar) merupakan tahapan wajib yang harus dilalui sebelum resmi dikukuhkan untuk menjadi anggota. Diksar ini bukan ajang kekerasan, melainkan proses pembentukan karakter, mental, loyalitas, dan pemahaman mendalam tentang jati diri sebagai putra daerah Mekongga Moronene serta nilai-nilai luhur budaya adat Tolaki Mekongga dan suku Moronene.
Acara pelepasan diawali dengan apel bersama dan doa yang dipimpin oleh tokoh adat Desa Peoho. Secara simbolis, Kepala Desa Peoho bersama Bhabinkamtibmas Polsek Watubangga dan juga Babinsa 1412-07 Koramil Watubangga serta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melepas keberangkatan para calon kader dengan pengibaran bendera organisasi Tamalaki Sultra Mekongga Moronene (TSMM).
Dan rombongan para kader ormas TSMM kemudian bergerak secara tertib dan terkoordinir menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dari Kantor Desa Peoho menuju tempat Diksar yang berada di wilayah pinggir hutan Desa Peoho.
Di Diksar satu, para calon kader akan digembleng selama dua hari satu malam dengan berbagai materi. Materi tersebut meliputi wawasan kebangsaan, sejarah peradaban Sultra, adat istiadat Mekongga Moronene, peraturan organisasi, hingga pelatihan fisik, baris-berbaris, dan survival. Pihak panitia juga melibatkan unsur pembina dari TNI-Polri untuk memberikan materi kedisiplinan.
Pemdes Peoho berharap setelah mengikuti Diksar, ratusan calon kader ini dapat kembali ke masyarakat sebagai pemuda yang berjiwa ksatria, solid, dan siap menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa. Kehadiran Ormas Tamalaki Sultra di Desa Peoho diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pelestarian adat budaya serta menjadi motor penggerak pembangunan pemuda yang berkarakter dan bermartabat. (Liputan : Nita Sri Intani).





