KOLAKA. MNN.COM – PT. Pusaka Mineral Indonesia Sultra (PMIS), perusahaan yang bergerak di bidang jasa outsourcing dan penyedia tenaga kerja, terus menegaskan peran strategisnya dalam pembangunan ekonomi daerah. Beroperasi aktif di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, perusahaan ini telah mencatatkan kontribusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang masif dan berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir.
Sebagai penyedia jasa tenaga kerja yang bermitra dengan berbagai industri besar di wilayah ini—terutama sektor pertambangan, jasa pendukung, dan logistik—PMIS telah berhasil menyalurkan ribuan warga Kolaka untuk bekerja di berbagai posisi. Mulai dari tenaga operasional, teknis, hingga administrasi, perusahaan memastikan bahwa sebagian besar posisi yang tersedia diprioritaskan bagi masyarakat setempat. Hingga awal tahun 2026 tercatat lebih dari ratusan lebih warga telah ditempatkan dan mendapatkan penghasilan tetap melalui sistem pengelolaan tenaga kerja yang dikelola secara profesional oleh PMIS.
Direktur Utama PT. PMIS, Haji Binsar, S,A.P., M.M, menjelaskan bahwa keberadaan perusahaan didirikan dengan tujuan utama memberdayakan potensi sumber daya manusia daerah.
“Kami tidak hanya sekadar menyediakan tenaga kerja, tetapi kami juga kedepannya akan bekerjasama dengan perusahaan mitra kami dengan melakukan membinaan dan melatih mereka agar memiliki keahlian yang sesuai standar industri. Setiap tenaga kerja yang kami salurkan telah melewati pelatihan dasar dan keselamatan kerja, sehingga mereka siap bekerja dan memiliki nilai tambah. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan kekayaan alam dan potensi ekonomi Kolaka dinikmati langsung oleh warga masyarakat,” ujar Haji Binsar selaku Dirut PT. PMIS
Dampak positif dari langkah ini sangat terasa bagi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka mencatat penurunan angka pengangguran terbuka yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir, di mana peran PT. PMIS menyumbang sekitar 35 persen dari total penyerapan tenaga kerja baru. Pemerintah daerah mengapresiasi langkah tersebut karena selain mengurangi beban sosial, program ini juga meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan usaha mikro di sekitar wilayah operasional perusahaan tersebut.
Warga yang merasakan manfaat pun menyambut baik keberadaan perusahaan ini. Banyak pemuda yang dulunya sulit mendapatkan pekerjaan kini memiliki penghasilan tetap dan jaminan kesejahteraan. Ke depannya, PT. Pusaka Mineral Indonesia Sultra atau di singkat (PMIS) berencana memperluas jangkauan layanan dan kemitraan dengan lebih banyak di mitra perusahaan lainya, dengan target menyerap tambahan sekitar ribuan tenaga kerja lagi hingga akhir tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat perekonomian daerah dan menjadikan Kolaka sebagai wilayah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat.(Aj/Red).





