KOLAKA. MNN.COM — Kondisi jembatan penghubung empat desa di wilayah Desa Peoho, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, saat ini dalam keadaan rusak parah dan sangat memprihatinkan. Jembatan yang menjadi satu-satunya akses utama warga itu mengalami kerusakan di bagian badan dan pondasi, sehingga membahayakan pengguna jalan setiap hari.
Kerusakan tersebut berdampak langsung pada aktivitas warga empat Desa yang menggantungkan mobilitasnya pada jembatan itu. Para pelajar, petani, hingga tenaga kesehatan harus ekstra hati-hati saat melintas. Beberapa bagian jembatan bahkan sudah berlubang dan papan penyangganya sudah mulai patah dan lapuk dimakan usia. Bila musim hujan, debit air yang tinggi membuat jembatan semakin tidak layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Beberap tokoh masyarakat dan warga Desa Peoho dan juga para pengguna jalan yang melintas mengatakan mereka sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan ini. Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan memakan korban jiwa dan jembatan ini adalah akses penghubung antar desa.
“Ini jalan nadi kami. Kalau jembatan ini putus, anak sekolah tidak bisa ke Watubangga, hasil kebun juga susah keluar. Kami mohon pemerintah harus turun tangan untuk menangani jembatan yang sudah rusak parah”, ujar beberapa warga yang ada di jembatan tersebut.
Warga mengaku sudah beberapa kali melakukan perbaikan swadaya seadanya, namun tidak bertahan lama karena material yang digunakan terbatas. Beban kendaraan yang semakin berat dan intensitas lalu lintas yang tinggi membuat kerusakan semakin cepat bertambah. Warga khawatir akan terjadi kecelakaan jika tidak ada tindakan cepat dari pemerintah daerah.
Kepala Desa yang dikonfirmasi membenarkan dengan adanya kondisi jembatan tersebut dengan keluhan dari warga terkait kondisi jembatan tersebut. Ia menyebut pihaknya telah meneruskan usulan perbaikan ke Dinas PUPR Kabupaten Kolaka. “Kami memahami keluhan masyarakat. Jembatan ini memang vital karena menghubungkan 4 desa. Kami berharap bisa segera masuk dalam program perbaikan tahun ini,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap ada kepastian dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan permanen. Mereka berharap jembatan penghubung empat Desa di Peoho Watubangga bisa segera dibangun lebih kokoh agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat tidak terganggu lagi. (Red).





