JAKARTA. MNN.COM – Bupati Kolaka H. Amri, mendapat kehormatan mewakili peserta tebaik Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 untuk memaparkan hasil pembelajaran pada acara penutupan KPPD di Gedung Panca Gatra Lemhannas RI, Jakarta, Pada Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung 2–11 September 2026 tersebut diikuti para kepala daerah dan merupakan kolaborasi Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri, serta Purnomo Yusgiantoro Center.
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, Dalam kesempatan tersebut, Amri mengangkat penguatan Program Kartu Beramal sebagai bentuk nyata penerapan pembelajaran strategis yang diperoleh selamamengikuti KPPD.
Kartu Beramal merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Kolaka yang mengintegrasikan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat di berbagaisektor, meliputi kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan serta perlindungan kelompok rentan.
Program ini menjadi bagian dari implementasi 9 Prioritas Pembangunan Beramal, dengan lima instrumen utama yakni Kartu Sehat Beramal, Kartu Pintar Beramal, Kartu Tani Beramal, Kartu Perikanan (KARPER) Beramal serta Kartu KUBISA Beramal bagi lansia dan penyandang disabilitas. Program tersebut juga telahmeraih penghargaan nasional di bidang inovasi pelayanan publik terpadu.
Bupati Kolaka menjelaskan, pembelajaran KPPD mengenai kepemimpinan strategis,ketahanan nasional, inovasi kebijakan, tata kelola pemerintahan modern dan Asta Cita menjadi pijakan untuk memperkuat Kartu Beramal agar semakin tepat sasaran danberkelanjutan.
Penguatan dilakukan melalui validasi data penerima manfaat,peningkatan sinergi lintas organisasi perangkat daerah, evaluasi program secara berkalaserta pengembangan integrasi digital. Menurutnya, pelayanan publik harus hadir bukan sekadar dalam bentuk program, tetapi mampu memberikan solusi nyata danmemastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh akses secara mudah, adil danbermartabat.
Pemaparan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bupati Amri untuk membawahasil pembelajaran KPPD kembali ke Kabupaten Kolaka dan menerapkannya dalampembangunan daerah. Kartu Beramal diharapkan terus berkembang menjadi sistempelayanan publik yang semakin terintegrasi, tepat sasaran dan berdampak langsungterhadap kesejahteraan masyarakat Bumi Mekongga.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka, keberhasilan sebuah inovasi bukan hanya diukurdari penghargaan yang diterima, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat serta kemampuannya menjawab kebutuhan warga secara nyata.” Tegasnya.(*)





